Plajan adalah desa di kecamatan Pakis Aji, Jepara, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Plajan berada disebelah timur ibu kota kabupaten yang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Pakis Aji dengan jarak tempuh ke ibu Kota Kecamatan kurang lebih 5 KM dan ke Ibu Kota Kabupaten kurang lebih 22 KM dapat ditempuh dengan kendaraan + 30 menit. letak pusat pemerintah desa berada pada 06.58315 LS dan 110.78576 BT (diukur dengan alat JPS pada tanggal 25 Juli 2009).

Desa Plajan berbatasan dengan : sebelah utara desa Kepuk kecamatan Bangsri, sebelah timur Desa Tanjung kecamatan Pakis Aji, sebelah selatan Desa Tanjung kecamata Pakis Aji, sebelah barat desa Guyangan dan desa Lebak kecamatan Pakis Aji. Luas wilayah daratan desa Plajan 1,044,500 Ha dan tidak memiliki wilayah pantai. Luas lahan yang ada terbagi dalam beberapa peruntukkan, seperti fasilitas umum, pemukiman, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain.

Tempat wisata di desa Plajan adalah:

Gua Sakti
Wana Akar Seribu
Museum Gong Perdamaian Dunia
Kedung Gong
Makam Kerto Guno
Pasar Payung (Pusat Wisata Kuliner di Plajan)
Sirkuit Bumi Arofah
Makam Bunawi
Balai Romo
Belik sumur
Belik Pengantin
Sendang Winengku
Outbound Area

Harapan warga Kepala Desa Plajan akan di jadikan seperti wisata Puncak (Bogor). Warga berharap Pemdes Plajan akan bekerjasama dengan Pemkab Jepara atau Investor Swasta dan masyarakat desa Plajan untuk mendirikan beberapa wahana dan fasilitas:

membuat Small World (Taman Miniatur Dunia)
Membuat Taman Miniatur seperti Taman Miniatur Dunia (Small World) di Kabupaten Purworejo yang terbuat dari kayu dari Jepara. Plajan membuat miniatur bangunan monumen terkenal dari berbagai dunia seperti Menara Eiffel, Piramida, Ka’bah, Monas, Kincir Angin Belanda, Merlion, Patung Liberti, Menara Pisa, dll. dengan ukuran skala yg sesuai, seperti di Small World Purworejo. Yang di desain sedemikian rupa miniatur bangunan dan sekitarnya, sehingga apabila berfoto disana mirip seperti di negaranya tempat bangunan tersebut. Seperti membuat miniatur kincir angin di sekitarnya di bangun kolam air dan bunga tulip, membuat miniatur merlion di bangun kolam dan air mancur, menara tokyo / istana kaisar Jepang di bangun dekat poon sakura, dll.

Membangun World Safari Park atau “Kebun Binatang Dunia” (Plajan World Zoo)
Kepala Desa bekerjasama dengan Pemkab Jepara untuk mendirikan taman safari atau minimal bernama Mini Plajan Zoo. Plajan Zoo yang terdapat berbagai binatang khas dari negara yang sudah terdapat Gong Perdamaian Dunia yang setiap negara di wakili dengan satu binatang khas negara tersebut yang paling populer, Sehingga pengunjung bisa melihat binatang dari negara luar negeri tanpa keluar negeri. Tapi apabila Pemkab Jepara dan pihak terkait termasuk negara yang ada gong perdamaian tidak mau membantu, maka Pemdes Plajan membangun taman dengan patung-patung berbentuk binatang khas dari negara yang sudah terdapat Gong Perdamaian Dunia. Misalnya membangun patung Panda, alasannya di China sudah terdapat Gong Perdamaian Dunia, dan hewan khas China adalah panda, maka dibangunlah patung Panda. Selain untuk meningkatkan wisatawan datang ke Plajan, juga menjadikan Plajan menjadi wisata edukasi anak-anak terutama dalam mengenal binatang.

Membuat Hutan Dunia (World Forest)
yaitu hutan yang berisi berbagai macam pepohonan khas dari negara-negara yang telah memiliki Gong Perdamaian Dunia dari Plajan. menanam pohon khas dari berbagai negara, seperti menanam Pohon Sakura sebagai wakil negara Jepang, menanam pohon Maple merah sebagai wakil negara Canada, dll.

membangun Waroeng Dunia (World Restaurant)
yang menjual berbagai menu makanan dari negara yang sudah terdapat Gong Perdamaian Dunia yang setiap negara di wakili dengan satu menu makanan khas negara tersebut yang paling populer, Sehingga pengunjung bisa merasakan makanan dari negara luar negeri tanpa keluar negeri.

Membangun Gedung Konferensi Plajan Conference Center
membangun gedung Plajan Conference Center minimal seukuran gedung Sentul Conference Center. Gedung Konferensi tersebut berfungsi untuk acara rapat atau pertemuan untuk berunding atau bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. Plajan Conference center diharapkan menjadi tempat konferensi tingkat kabupaten, tingkat provinsi, bahkan tingkat nasional. Gedung konferensi tersebut rencananya arsitekturnya dibentuk unik seperti Opera House di Australia. Plajan Conference Center juga disewakan untuk acara pernikahan, acara konser musik, pertunjukan kesenian wayang, pertunjukan kesenian kentrung, dll.

membuat Event Peace Day Carnival atau World Peace Carnival
Pemdes Plajan beserta orang-orang berbagai agama berbagai etnis berbagai kewrganegaraan di harapkan bersedia untuk membawa bendera didunia dan memakai pakaian adat khas dari negara-negara didunia Desa Plajan kemudian mengelilingi Alun-Alun Kota Jepara. Karnaval tersebut diadakan setiap tanggal 24 September untuk memperingati Hari Perdamaian Internasional.

Membuat Ladang Bunga
Warga Plajan berharap Pemerintah Desa Plajan menanam bunga zhibazakura seperti di taman bunga Higashimoto (Jepang), sehingga plajan memiliki ladang bunga yang menjadikan Plajan Lembah Pink seperti di Taman Higashimoto. Warna Pink adalah warna simbolisasi cinta, cinta merupakan hasil dari perdamaian, Maka jika Plajan menjadi lembah pink maka mencerminkan jati diri Desa Plajan yang merupakan desa asal dari Gong Perdamaian Dunia. Atau Kepala Desa Plajan menanami daerah plajan bunga tulip, sehingga Plajan menjadi ladang bunga tulip seperti ladang bunga tulip di Belanda.

Membudayakan memakai pakaian adat Jawa
warga desa Plajan di harapkan memakai pakaian adat Jawa, meskipun minimal yang pria menggunakan blangkon dan yang wanita menggunakan baju kebaya yang dipadu padankan dengan celana panjang. kecuali pada event-event tertentu diusahakan memakai pakaian adat jawa secara lengkap.

Membangun Gapura Khas Jawa
pemdes membangun gapura Candi bentar (Gapura candi Bentar Khas Jepara) di depan Balai Desa. warga Plajan juga di harapkan tetap membuat rumahnya masih bertema arsitektur jawa. supaya pengunjung bisa melihat-lihat rumah-rumah yang eksotik penuh dengan budaya. Rumah warga Plajan dianjurkan menggunakan Gapura Candi Bentar, terutama rumah warga yang menerima turis untuk menginap dan rumah yang dekat dengan lokasi wisata dianjurkan memiliki Gapura Candi Bentar khas Jepara.

Membangun Kid’s World Park (Taman Dunia Anak / Taman Anak Dunia)
Warga bersama Kepala Desa membangun taman bermain anak-anak di sebuah wilayah khusus yang berumputkan rumput jepang, bangku taman warna warni pelangi menggambarkan karakter kekanak-kanakan, dan memasang mainan anak-anak yaitu perosotan, ayunan, dll.

Membuat World Peaceful Park
Warga bersama Kepala Desa membangun taman yang alami dengan kolam air dan air terjun buatan sehingga ada suara gemricik air dan suara burung burung mententramkan hati juga terdapat batu batu krikil untuk akupuntur kaki dan ada kolam khusus yang berisi ikan untuk spa yang menggigit sel-sel kulit mati pada kaki pengunjung. Taman tersebut difungsikan sebagai tempat untuk olahraga, yoga, meditasi supaya bisa rileksasi dan mendamaikan pikiran. Taman Tersebut diberi nama Taman Ketenangan Dunia/ Taman Kedamaian Dunia/ Taman Harmoni Dunia/ World Harmony Park/ dll.

Membangun Pusat Oleh-Oleh Khas Plajan.
Masyarakat membangun koperasi bersama untuk membangun Oleh-Oleh Khas Plajan, sehingga keuntungannya bisa dibagi kesemua warga.

Membangun Mesin ATM
Membangun mesin ATM dengan atap wuwuhan khas Rumah adat Jepara, Supaya warga dan pengunjung Desa Plajan dapat mencairkan uangnya tanpa harus ke bank.

Membangun Taman Javanese Park seindah Taman Japanese Park
membangun taman japanese park biasanya menggunakan ornamen-ornamen khas Jepang, di plajan ornamen jepang tidak dipakai dan diganti dengan ornamen-ornamen khas Jawa dan ukiran Jepara juga Gazebo dengan ornamen ukir Jepara dan atap genting wuwuhan khas Jawa.

Membangun Gardu Pandang
membangun Gardu pandang dengan sentuhan arsitektur jawa yaitu dengan atap wuwuhan, gardu pandang tersebut dapat untuk menikmati pemandangan desa Plajan yang alami dan indah.

Melestarikan Rumah Joglo Jepara
Warga desa Plajan diminta untuk tetap mempertahankan rumahnya berbentuk Joglo, bagi yang ingin membangun rumah modern harus dikombinasikan dengan arsitektur Jawa, juga harus menggunakan Genteng wuwungan khas Rumah adat Jepara

membangun Pengadilan Desa dengan nama Pengadilan Dunia/ Pengadilan Perdamaian
yang menyelesaikan masalah apapun yang dihadapi warga Desa Plajan di selesaikan di pengadilan ini secara damai.

Demikian artikel yang saya ambil dari wikipedia, semoga dapat membantu meningkatkan potensi wisata ke desa tersebut.

SHARE
Previous articlePesona Jepara
Next articleManado

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY